letih jiwa berlumur kegelisahan...
menenteng erat sepotong jati yang hilang....
seribu jaln terpampag kaku dibelakang...
sbg kawan hati sekaligus saksi pencarian....
kebimbangan,ke tidak jelsan, menarik limbung kaki kokoh...
menumbangkan asa, melayangkan pijakan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar